Jumat, 09 Januari 2009

Manajemen SMS di Handphone

Manajemen SMS di Handphone
Medoho, Thursday, 27 November 2008 

Tarif telepon bolehlah murah. Namun, komunikasi via sms tetap saja memiliki jumlah pengguna yang besar. Semakin lama jumlah pesan sms yang diterima dan tersimpan di ponsel semakin belimpah. Urutan serta file sms yang terkoleksi pun sudah campur baur, tak lagi sebatas sms kiriman dari dua atau tiga nomor ponsel, bisa puluhan, bahkan ratusan.

Dalam komposisi tatanan data sms seperti ini, seringkali kesulitan saat mencari data sms seseorang, Apalagi jika inbox sudah kepenuhan dan ponsel meminta untuk menghapus sebagian SMS. Akan kesulitan menyortir sms yang harus dihapus. Jika dihapus semua, jangan-jangan ada banyak SMS penting di dalamnya.

Untuk mengatasinya, bagi pengguna ponsel Symbian S60 3rd edition bisa mencoba aplikasi “SMS Manager”. Aplikasi gratis ini memungkinkan mengalokasikan sms kiriman seseorang dalam satu folder tertentu. Jadi tak bakal tercampur aduk dengan sms-sms lain.


Bila tertarik untuk mencobanya, ikuti langkah-langkah berikut :

1. Download dan install aplikasi SMS Manager di handphone

2. Jalankan SMS Manager. Akan ada jendela informasi kala pemakaian pertama kali, klik Yes. Selanjutnya muncul jendela SMS Manager.

3. Untuk memulai pengorganisiran, klik Option>>New rule>>Select. Masukkan data nomor ponsel yang akan dibuatkan folder khusus. Mulai dari nomor telepon dan nama pemilik nomor pada kolom yang tersedia. Untuk nomor GSM format nomornya disertai kode negara misal +6281386xxxx. Nomor FWA semisal Esia dimulai kode area misal 021997xxx. Pada kolom ‘Move to’, klik dan ketikkan nama folder sesuai selera. Untuk nomor baru lain yang ingin dibuatkan folder berbeda, pada kolom Move to pilih Option >>New message folder>>Select.

4. Bila data sudah terisi semua, maka klik Back. Lalu pilih Save, klik Ok.

5. Agar aplikasi ini langsung aktif secara otomatis saat ponsel hidup, maka aturlah dengan memilih Options>>Settings. Pada kolom Auto run pilih ‘Yes’. Lalu bila diinginkan adanya notifikasi kala sms masuk dipindahkan (move) ke folder maka set Notify pada kolom ‘After message move’.
Bila sudah klik Back>>Hide (aktifkan di bawah sistem). Ada notifikasi klik ‘Ok’.

6. Nah semua settingan sudah selesai. Hasil folder-folder tersebut berada di menu Messaging. Tepatnya di sub menu My Folders. Bila ada sms masuk, dan nomor tersebut didaftarkan pada aplikasi ini maka akan muncul notifikasi (setingan Notify).

7. Untuk nomor-nomor pengirim yang tak terdaftar, pesan sms masuk akan berada di kotak masuk (inbox).

diambil dari = http://medoho.blogspot.com

Sabtu, 27 Desember 2008

Ehm, tersebutlah sebuah situs bernama StudentOfFortune.com. Situs ini tidak berbeda jauh dengan Yahoo! Answers. Ada orang yang bertanya, ada orang yang menjawab. Tapi, ada bedanya antara StudentOfFortune.com dan Yahoo! Answers. Situs milik Yahoo! tidak mengenakan biaya untuk jawaban yang diberikan oleh pengunjung yang lain. Semua orang boleh melemparkan pertanyaan dan mempersilakan orang lain menjawabnya.

Sementara itu StudentOfFortune.com justru memberikan uang untuk jawaban atas pekerjaan rumah (PR) yang dilemparkan oleh pelajar. Lho, gimana cara kerjanya?


Begini. Jantung dari layanan StudentOfFortune.com adalah formulir pertanyaan. Di sinilah orang seperti Rendra bisa menanyakan jawaban atas PR yang diberikan guru. Tentu saja tidak gratis. Saat mengirimkan pertanyaan, si pemalas ini juga harus menyebutkan berapa besarnya uang yang ditawarkan kepada orang yang memberikan jawaban. Jika ada orang yang bisa menjawab PR itu, transaksi bisa dijalankan. Si pemalas mendapatkan jawaban atas PR-nya. Si pintar mendapat uang atas kecerdikannya. Dan StudentOfFortune.com mendapatkan fee karena dia berperan sebagai calo. Halah!

Apakah ini layanan yang bagus? Well, saya tidak bisa menjawabnya secara hitam dan putih. StudentOfFortune.com bisa berguna bagi siswa yang memang sedang buntu otaknya ketika mengerjakan PR. Alih-alih bertanya ke manusia yang lain, dia bisa melemparkan pertanyaan (dan juga dollarnya) ke orang lain lewat layanan Web2.0. 

Tapi, bagi si pemalas seperti Rendra, StudentOfFortune.com bisa menjadi candu yang menyebabkannya semakin malas belajar. Jika punya uang, ngapain repot-repot mengerjakan PR. Suruh saja orang lain mengerjakannya dan bayar saja. Beres, khan? Begitu pikir si pemalas.

Duh, moga-moga Rendra tidak bisa mengendus keberadaan StudentOfFortune.com. Awas kalau ada yang memberitahu dia!

Posted by http://jalansutera.com™ in Blog. 
trackback